Sensasi Pedas Ayam Bejek Ala Restoran Puspamaya

Editor's Choice

Sensasi Pedas Ayam Bejek Ala Restoran Puspamaya

Puspamaya, Restoran Harga Rakyat Kualitas Hotel Bintang Empat

Editor's Choice

Puspamaya, Restoran Harga Rakyat Kualitas Hotel Bintang Empat

TP Stage The Papandayan Hotel Rayakan Ulang Tahun Pertama

Editor's Choice

TP Stage The Papandayan Hotel Rayakan Ulang Tahun Pertama

Ayo Cicipi Tape Ketan Khas Harper Puwakarta

Editor's Choice

Ayo Cicipi Tape Ketan Khas Harper Puwakarta

Meriahkan West Java Eco Marathon 2017, Agro Wisata N8 Berikan Diskon Istimewa

Editor's Choice

Meriahkan West Java Eco Marathon 2017, Agro Wisata N8 Berikan Diskon Istimewa

Hindari Makanan Ini Agar Tidak Kanker
pada Mar 11, 2019 | 09:59 WIB
Hindari Makanan Ini Agar Tidak Kanker
Ilustrasi. (Pixabay)

BANDUNG, AYOHOTEL.CO—Salah satu pemicu kanker adalah makanan. Untuk mengurangi risiko terdampak, ada baiknya kita mengenai makanan apa saja yang perlu dihindari karena dapat memicu kanker.

Berikut ulasannya, dikutip dari Reader's Digest, Senin (11/3/2019).

1. Makanan yang telah dimodifikasi secara genetik

Jagung atau kedelai yang diimpor dari negara-negara lain bisa jadi telah dimodifikasi secara genetik. Petani dan produsen mungkin tidak banyak yang mengetahui efek jangka panjang dari makanan transgenik ini terhadap kesehatan manusia.

Untuk menghindari risiko kanker yang ditimbulkan, Anda bisa mencari makanan organik, yang sudah terjamin diproduksi tanpa adanya modifikasi genetik.

2. Popcorn yang dimasak dengan microwave

Popcorn telah menjadi pusat perdebatan kanker paru-paru di seluruh dunia. Asap yang dilepaskan dari mentega buatan saat popcorn dimasukkan ke dalam microwave ternyata mengandung diacetyl, yang beracun bagi manusia.

3. Makanan kalengan

Sebagian besar kaleng dilapisi dengan bahan yang disebut bisphenol-A (BPA), yang telah terbukti secara genetik mengubah sel-sel otak pada tikus. BPA juga banyak ditemui pada plastik, kertas termal, dan lainnya.

Anda bisa memilih sayuran segar dan daging beku untuk keluarga Anda, serta hindari makanan yang disimpan di dalam kaleng.

4. Daging Merah Panggang

Meskipun daging yang dipanggang selalu terasa lebih lezat, para ilmuwan menemukan bahwa daging yang diolah dengan cara dipanggang akan melepaskan karsinogen yang disebut amina aromatik heterosiklik. Ketika Anda memanggang daging merah hingga matang, maka struktur kimia dan molekul dagingnya akan berubah.

Anda lebih baik mengolah daging dengan cara dikukus, direbus, atau digoreng di atas wajan.

5. Gula olahan

Penyebab terbesar kanker salah satunya adalah mengonsumsi gula olahan. Gula olahan dan makanan yang mengandung gula olahan di dalamnya, dapat memicu lonjakan kadar insulin dalam darah dan mendorong pertumbuhan sel kanker.

Pilihan pemanis yang lebih sehat di antaranya, madu organik, gula kelapa, atau gula maple. Setelah para ahli kanker menggunakan obat diabetes untuk melawan sel kanker, diduga sel tersebut telah bermutasi menyukai gula.

6. Makanan yang diasinkan (asinan) dan diasap

Produk-produk ini biasanya mengandung bahan pengawet, seperti nitrat, yang dimaksudkan untuk memperpanjang waktu simpan. Zat aditif yang digunakan dalam makanan olahan ini dapat menumpuk di tubuh Anda seiring dengan berjalannya waktu. 

Racun seperti itu dapat menyebabkan kerusakan pada tingkat sel dan menyebabkan penyakit seperti kanker. Ketika makanan diasap pada suhu tinggi, nitrat akan berubah menjadi nitrit yang jauh lebih berbahaya.

7. Minuman soda dan berkarbonasi

Soda yang di dalamnya terdapat gula olahan, pewarna, dan sejumlah bahan kimia lainnya, tentu sangat buruk untuk setiap aspek kesehatan. Soda memiliki nilai gizi nol dan mengambil nutrisi yang Anda dapatkan dari makanan lain.

Mengonsumsi soda berlabel diet juga tidak baik untuk tubuh Anda karena mengandung aspartam, yang tidak lebih baik dari racun tikus pada sel manusia.

8. Tepung putih

Ketika tepung melalui proses penyaringan, semua nutrisi hilang. Tepung biasanya diputihkan dengan klorin agar terlihat lebih menarik bagi konsumen.

Indeks glikemik dalam tepung putih sangat tinggi, sehingga dapat meningkatkan kadar insulin. Karbohidrat dalam tepung yang dikonversi menjadi gula oleh tubuh Anda, juga dapat menyebabkan peningkatan resistensi insulin jika dikonsumsi secara berlebihan.

9. Ikan budidaya yang diberi zat kimia

Ada beberapa budidaya ikan yang menggunakan bahan kimia seperti antibiotik, pestisida, dan zat karsinogenik lainnya untuk melawan wabah bakteri, virus, dan parasit. Zat-zat itu dapat memicu kanker.

10. Minyak yang diolah secara kimia

Minyak nabati ada yang diekstrasi secara kimia dari sumbernya, diolah secara kimia, dan ditambahkan banyak bahan kima yang dapat mengubah bau dan rasa. Minyak ini biasanya dikemas dengan lemak omega-6 yang tidak sehat, yang telah terbukti mengubah struktur membran sel manusia.

Source: Ayobandung.com

Editor : M Naufal Hafiz
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600