Sensasi Pedas Ayam Bejek Ala Restoran Puspamaya

Editor's Choice

Sensasi Pedas Ayam Bejek Ala Restoran Puspamaya

Puspamaya, Restoran Harga Rakyat Kualitas Hotel Bintang Empat

Editor's Choice

Puspamaya, Restoran Harga Rakyat Kualitas Hotel Bintang Empat

TP Stage The Papandayan Hotel Rayakan Ulang Tahun Pertama

Editor's Choice

TP Stage The Papandayan Hotel Rayakan Ulang Tahun Pertama

Ayo Cicipi Tape Ketan Khas Harper Puwakarta

Editor's Choice

Ayo Cicipi Tape Ketan Khas Harper Puwakarta

Meriahkan West Java Eco Marathon 2017, Agro Wisata N8 Berikan Diskon Istimewa

Editor's Choice

Meriahkan West Java Eco Marathon 2017, Agro Wisata N8 Berikan Diskon Istimewa

Grand Opening Kayangan Villa Ubud Bali
pada May 06, 2019 | 15:00 WIB
Grand Opening Kayangan Villa Ubud Bali
Grand Opening Kayangan Villa Ubud Bali. (Istimewa)

UBUD, AYOHOTEL.CO—Nama besar Bali sudah demikian lekat dengan budaya dan seni. Betapa tidak? masyarakatnya begitu menjunjung tinggi kelestarian adat-istiadat warisan nenek moyang yang tercermin dari kehidupan sehari-hari. Merupakan pemandangan awam melihat seorang wanita Bali menghaturkan Canangsari (sesaji yang berisikan aneka bunga) setiap pagi sebelum melakukan aktivitas sehari-hari.

Hal ini dipercaya agar segala aktivitas yang akan dikerjakan sejak pagi itu akan berjalan lancar dan diberkati Yang Maha Kuasa. Sebuah contoh paling sederhana dari budaya yang tidak tergerus jaman moderen era digital seperti saat ini.

Hal lain yang tidak dapat di pisahkan dari Bali adalah Seni, sebut saja Tari Kecak dan Tari Barong yang meskipun namanya sudah mendunia namun keasliannya tetap terjaga, kedua hal yang tetap bertahan inilah budaya dan seni, yang menjadi daya tarik utama bagi pelancong dari seluruh dunia membanjiri Bali dari tahun ke tahun.

Bila berbicara pusat seni dan budaya di Pulau Bali sekaligus suasana yang nyaman, maka tempat itu adalah Ubud yang terletak di Kabupaten Gianyar Bali.

Ubud berada sekitar 25 km sebelah utara Kota Denpasar. Untuk menuju Ubud dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan sekitar 1 jam dari Kota Denpasar.

Meski tak memiliki pantai yang juga menjadi salah satu daya tarik wisata Bali, Ubud menawarkan segudang keindahan alam lainnya, pentas seni budaya, serta hasil kerajinan masyarakat yang eksotis.

Tempat yang pernah menjadi lokasi pembuatan film “Eat, Pray, & Love“ ini menawarkan keindahan alam perdesaan bagi siapapun yang ingin menjelajahinya.

Setelah mengoperasikan Hotel Dafam Savvoya Seminyak Bali, Villa Savvoya Seminyak Bali dan Mola2 Resort Gili Air Lombok, PT Dafam Hotel Management menambah pengelolaan propertidi area Bali bekerja sama dengan PT Bali Resort Eksotis untuk pengelolaan “Kayangan Villa Ubud“ Manuaba Kenderan Tegallalang Ubud Bali yang resmi melakukan “Grand Opening” pada Sabtu (4/5/2019).

Berada pada ketinggian kurang lebih 500 meter dpl dengan banyak sungai dan ngarai yang melewatinya, Kayangan Villa Ubud menempati lahan seluas 2700 meter persegi berada di kawasan Kenderan Tegallalang Gianyar di wilayah Puri Manuaba yang merupakan Puri tertua di Bali.

Hal ini dibuktikan dengan adanya peninggalan purbakala yaitu Sarkovagus yang telah ada di zaman sebelum kebudayaan Hindu di Bali, kenderan sendiri merupakan sebutan lain dari keindraan yang berarti alam kedewataan yang merupakan tempat turunnya para dewa-dewa leluhur di Bali, suasana perdesaan persawahan yang menyejukan dengan konsep Villa Resort dengan “wooden” dan di kelilingi oleh “rice field” dan teras dengan fasilitas 12 Vila, Restoran, Sanken Bar, main pool, dan private pool dengan kategori kamar, 4 Private Pool Villa, 2 Private Villa, dan 6 Pool Side Villa dengan layanan personal assisten (Butler Service) sehingga semua kebutuhan tamu akan terpenuhi selama masa tinggal, trek khusus untuk meniti jalan di persawahan, mau berjalan kaki ala trecking, bersepeda santai, dan jalur off road dengan ATV.

Keunggulan lain Villa Kayangan yaitu hanya 15 menit ke pusat Ubud Monkey Forest, museum Antonio Blanco. Selain itu, 10 menit menuju Tegalalang CekingRice Teras, 10 menit ke Tirta Empul/Tampak Siring, Pasar Sukawati.

Editor : M Naufal Hafiz
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600